BangDin Pemula blogger yang ingin mendunia lewat konten yang menarik dan bermanfaat yang berfokus pada teknologi digital.

Prediksi Perkembangan Teknologi di Indonesia 2021

3 min read

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teknologi merupakan sarana penyediaan barang yang lengkap yang diperlukan untuk kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Artinya orang sudah mengenal teknologi sejak lama, meski sekarang terkesan sederhana, seperti pulpen, gunting, pensil dll, dan inilah Prediksi Perkembangan Teknologi di Indonesia 2021.

Teknologi berkembang dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Dalam skala yang sangat besar, perkembangan teknologi juga menjadi dasar bagi perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara. Masih dengan Indonesia. Perkembangan teknologi di Indonesia turut menentukan kemajuan suatu negara, apalagi harus bersaing dengan negara lain di berbagai bidang kehidupan.

Digitalisasi, Digitasi dan Transformasi Digital Dalam Modernisasi

Dalam modernisasi penuh, bidang teknologi yang berkembang sangat pesat adalah bidang informasi dan komunikasi. Hal-hal yang tadinya dilakukan secara manual sudah mulai bergerak ke arah digitalisasi, meski ada pula yang sedang dalam tahap digitalisasi.

Digitalisasi adalah tahap awal sebelum mencapai digitalisasi, yang mengarah pada transformasi digital. Digitas dapat digambarkan sebagai proses mengubah informasi analog menjadi bentuk digital. Contohnya adalah pendaftaran rekam medis (MRI) di rumah sakit yang sebelumnya harus dilakukan secara manual pada lembar khusus dan kini sudah ditransfer dalam bentuk aplikasi. Dengan begitu, petugas pencatat bisa lebih terbantu dalam hal efisiensi.

Digitalisasi sekarang menjadi proses yang terjadi karena perubahan teknologi. Fase ini terdiri dari beberapa aspek yang terintegrasi. Bentuk digitasi misalnya IoT (Internet of Things) dan Big Data. Kedua hal ini menggabungkan data berbeda yang sudah tersedia dalam bentuk digital dan kemudian diolah secara digital juga.

Namun, dunia digital tidak berhenti sampai di situ. Fase terakhir adalah transformasi digital, yaitu efek digitalisasi pada masyarakat umum. Beberapa dari sedikit contoh perusahaan dan instansi Indonesia yang berhasil menerapkan transformasi digital adalah Tokopedia, OVO, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Direktorat Jenderal Pajak.

Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia Masih Rendah

Perkembangan teknologi di Indonesia khususnya di bidang informasi dan komunikasi dinilai masih lambat. Menurut CNN Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) menemukan bahwa Indeks Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (IP-TIK) meningkat dari 4,34 dari puncak 10 pada tahun 2016 menjadi 4,99 pada tahun Meningkat pada tahun 2017. peningkatan ini masih dianggap tidak memuaskan.

Baca Juga :  Cara Meningkatkan Kualitas Video Yang Beresolusi Rendah

Beberapa faktor yang melatarbelakangi kondisi ini adalah sebaran pengguna internet yang belum merata di Indonesia. Penggunaan internet masih didominasi oleh kaum milenial, sedangkan jumlah pengguna generasi yang tergolong senior sangat sedikit. Hal ini juga diyakini tidak lepas dari lamanya jenjang pendidikan.

Dari segi infrastruktur, tidak ada modal sosial di Indonesia. Selama ini sinyal masih minim, terutama di wilayah timur dan di pulau-pulau terluar. Namun, setidaknya, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) menargetkan Indonesia bebas sinyal pada tahun 2021.

Oleh karena itu, pembangunan BTS sangat terpengaruh terutama di daerah perbatasan, perbatasan dan tertinggal. Selama ini kawasan tersebut belum banyak mendapat perhatian dari operator telekomunikasi karena alasan kelangsungan usaha.

Perkembangan teknologi di Indonesia pada tahun 2021

Namun, Indonesia tidak tinggal diam untuk mengejar ketertinggalannya di dunia teknologi. Tidak hanya pemerintah dan operator telepon seluler, tetapi juga berbagai perusahaan berlomba-lomba mencari terobosan.

A. Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi dan Perkembangan Teknologi Indonesia 2021

Sebagaimana telah disinggung di atas, salah satu perkembangan teknologi di Indonesia yang ingin dicapai pada tahun 2021 adalah penyaluran infrastruktur telekomunikasi melalui proyek Palapa Ring. Palapa Ring sendiri merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi yang menggunakan kabel serat optik di Indonesia dengan total panjang 36.000 kilometer.

Palapa ring akan terdiri dari tujuh loop fiberglass dan backhaul penghubung. Lingkaran kecil yang dimaksud meliputi wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Palapa Ring terdiri dari tiga paket yaitu Paket Barat, Paket Tengah, dan Paket Timur yang dibagi menurut wilayah. Paket Barat berhasil 100 persen, sedangkan paket Timur Tengah dan Timur masih berlangsung. Namun setidaknya kemajuan di dua bidang ini telah melampaui 80 persen.

B. Bersiaplah untuk Teknologi 5G

Teknologi 5G semakin banyak diproklamasikan di seluruh dunia. Mungkinkah hanya di Indonesia teknologi yang memungkinkan peningkatan kapasitas 1000x ini bisa diterapkan pada tahun 2021?

Bahkan, beberapa operator seluler Indonesia sudah menjajal teknologi 5G. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mengimplementasikan teknologi generasi mendatang ini dalam waktu dekat. Salah satunya alokasi frekuensi yang akan digunakan belum disiapkan, meski ada tiga calon kuat untuk pita frekuensi ideal, yakni 3,5 GHz, 26 GHz, dan 28 GHz.Pemerintah masih menunggu standarisasi frekuensi di Radio Dunia Konferensi Komunikasi (WRC), yang akan berlangsung pada akhir Oktober.

Baca Juga :  Melacak Keberadaan Seseorang Melalui Internet

Meski begitu, salah satu operator telekomunikasi Indonesia sudah mulai beraksi. PT XL Axiata telah melaksanakan program seratisasi yang telah dimulai secara masif di Indonesia selama tiga tahun terakhir. Fiberization dikatakan menawarkan kecepatan transfer data yang tinggi, lebih banyak pengguna, serta latensi dan lag yang rendah.

Dari segi hardware sebenarnya sudah jadi. Saat ini, ada banyak ponsel yang mendukung koneksi 5G dan dibuat oleh produsen peralatan asli. Namun tentunya perangkat tersebut tidak akan bekerja secara maksimal jika jaringannya belum ada.

C. Perusahaan Startup Semakin Meroket

Pada Agustus 2019, Indonesia menduduki peringkat kelima sebagai negara dengan Startup komersial paling banyak dibuat di dunia. Secara total, jumlah startup di Indonesia sudah melebihi 2.100. Tentunya selain Traveloka, GoJek, Bukalapak, Tokopedia, Ruangguru, Blibli, dll, masih banyak lagi pemain startup lainnya, meski seagung beberapa dari mereka. startup ini sebelumnya.

Jumlah ini juga diperkirakan akan sangat meningkat di tahun 2020 apalagi 2021. Optimisme ini semakin terbukti dengan berhasilnya GoJek menjadi Dekakorn sejak April 2019 lalu. Hingga Oktober 2019, Indonesia sudah memiliki 4 perusahaan untuk level unicorn, yaitu Tokopedia. Traveloka, Bukalapak dan yang termuda adalah OVO.

Tentu saja, jumlah besar bukanlah satu-satunya pencapaian. Setidaknya, startup lokal Indonesia juga berhasil melebarkan sayap ke pasar internasional. GoJek juga telah berekspansi ke Singapura, Thailand, dan Vietnam, misalnya.

Kesimpulan dari Perkembangan Teknologi Indonesia 2021

Demikian informasi tentang perkembangan teknologi di Indonesia khususnya di bidang informasi dan komunikasi. Padahal, perkembangan ini mungkin menjadi kekuatan tersendiri bagi Indonesia untuk terus berdaya saing global di era modern ini.

Padahal, perkembangan teknologi TIK dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan berdampak pada beberapa sektor lain, antara lain kesehatan, pendidikan, bisnis dan ekonomi.

Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kalian semua, jika ada tips dan saran kalian bisa mengisi dikolom komentar dibawah.

Terima kasih telah berkunjung Greene.

Baca Juga :

BangDin Pemula blogger yang ingin mendunia lewat konten yang menarik dan bermanfaat yang berfokus pada teknologi digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *